
Latihan Bodyweight ialah type exercise yang tidak membutuhkan alat beban atau mesin spesial. Di exercise ini, pegiat memakai badannya sendiri untuk membuat resistensi yang diperlukan. Push-up, sit up ialah contoh exercise bodyweight yang common serta masih dihandalkan. Latihan ini bukan sekedar tingkatkan ketahanan, dan juga menolong kemampuan otot. Ketahanan ditambah lagi jumlahnya repetisi serta kemampuan didapatkan bersamaan gerakannya makin gampang dikendalikan. Tetapi, sesudah beberapa periode penambahan massa otot serta bentuk badan, tubuh sudah tidak dapat diolah lebih jauh, mentok. Sebab resisten tubuh sudah kita taklukin seutuhnya. Bekasnya tinggal stay in shape. Cara ini bermanfaat untuk beberapa pemula serta mereka yang ingin bentuk tubuh tanpa ada ingin nambah massa otot .
Lalu, weightlift konsentrasi pada pemakaian alat beban serta mesin yang lebih detil, untuk mempertandingkan otot dengan beban. Di type exercise ini, pegiat memakai alat beban, seperti dumbbell, barbell, dan lain-lain, jadi resistor, sebegitu beban yang ingin kita lawankan dengan otot. Weightlifting punyai hasil yang lebih relevan, sebab kita dapat nambah beban sesuka hati yang sebisa kita. Bikin yang ingin nambah otot walau sudah terlihat berotot, ya dapat latihan ini.

Ketidaksamaan yang dapat saya membantu sharing beritanya, dengan general, ialah:
Keringanan: Latihan bodyweight dapat dilakuin dimana saja serta kapan saja. Jadi, tidak ada fakta "Gym-nya jauh," atau fakta aktivitas, serta cemacem fakta lain. Terkecuali memang ingin weightlifting serta kebetulan rezeki kamu tidak dapat buat jadi alat angkat beban prioritas untuk dibeli, agan dapat pakai fakta tidak ada waktu ke gym.
- Proses: Cukup memperbedakan dalam segi proses pembentukan otot. Dengan Weightlifting, kita dapat sampai serta terus tingkatkan proses pembentukan otot dengan gampang serta progresif, sebab kita tetap lebih resistensi di jumlahnya beban serta jumlahnya pergerakan. Sedang dengan bodyweight, jumlahnya resistensinya terus menyusut sebab agan akan makin terlatih dengan badan yang mudah, hanya satu langkah untuk meningkatkan resistensi ialah meningkatkan jumlahnya intensif serta repetisi. Prosedurnya lebih lamban dibanding weightlift.
- Keamanan: Bodyweight lebih aman sebab tidak butuh pemakaian alat, serta tidak butuh latihan spesial. Weighlift, terkadang dapat benar-benar beresiko kalau kita sotoy atau lupa. Saat tubuh diminta untuk terus tembus batas ketahanan badan, ada risiko kehancuran pada otot, ligamen serta tendon. Salah pergerakan dapat juga menyebabkan fatal, ditambah lagi maksa makai beban yang belum disanggupin badan.
- Elastisitas pergerakan: Macam pergerakan pada weightlift dikuasai sekali sama gravitasi. Jika kenyataannya, resistensi terkuat ialah dalam pergerakan mengusung beban dari bawah, hingga cukup terbatas. Dibanding pergerakan dalam bodyweight yang sangat banyak variasinya, sit up saja tidak hanya 1 atau dua pergerakan, tetapi dapat divariasikan hingga membuat otot-otot yang lain.
- Massa otot: Telah jelas ke-2 cara ini ialah olahraga yang memang membuat otot, tetapi pembentukannya lebih relevan bila memakai alat. Di bodybuilding, pembentukan otot membutuhkan jumlahnya intensif serta repetisi yang perlu terus ditambah, dengan berat tubuh juga terbatas, serta untuk nambahnya perlu proses yang lebih lama. Kalau weightlift mah cukup nambah beban serta repitisinya.
Dapat tidak ke-2 cara ini digabungin? Semasing punyai kelebihan serta kekurangan, agan dapat lihat dari faktor-faktor serta dalami atau analisa dahulu, sambil jalan, jadi agan tahu mana yang diperlukan untuk membuat otot yang detil.
Informasi seperti gini sebenernya lebih untuk mereka yang sudah mulai serius bikin ngebentuk otot, tentunya tidak ada yang eksak. Tetapi aspek di atas dapat agan jadiin rujukan bikin workout